Tips Mengikuti Kompetisi Fotografi

0 comments
Memasuki dan memenangkan sebuah kompetisi fotografi dapat menjadi bisnis yang sangat menguntungkan jika Anda menganggapnya serius. Banyak penyelenggara kompetisi seperti lembaga-lembaga, majalah dan perusahaan-perusahaan besar memberikan hadiah-hadiah yang cukup besar bagi pemenangnya. Anda pasti tertarik untuk mengikutinya dan berusaha untuk menghasilkan karya terbaik agar dapat diterima dan memenangkannya.



Dengan mengikuti berbagai lomba fotografi, seorang fotografer pemula akan belajar tentang tekhnik fotografi yang baik. Selain itu untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang dalam menguasai tekhnik fotografi tersebut. Apakah sudah bisa dikategorikan mahir atau masih perlu mengasah kemampuan yang lebih mendalam lagi.

Salah satu manfaat mengikuti lomba fotografi adalah untuk mengukur dan membandingkan dirinya dengan fotografer lainnya yang mungkin lebih handal. Karena tanpa perbandingan, seorang fotografer tidak tahu seberapa kemampuan yang ia miliki. Dengan mengikuti berbagai kontes fotografi, seseorang bisa mengukur kemampuannya, bagaimana hasil memotretnya selama ini, apalagi jika lomba fotografi tersebut diadakan secara langsung dengan objek dan kondisi yang sama.

Agar dapat bersaing dan mungkin memenangkan sebuah kompetisi fotografi, Anda dapat mengikuti beberapaTips dan Trik Mengikuti Lomba Fotografi sederhana di bawah ini:

Tips Mengikuti Lomba Foto
  • Pelajari secara detail dan dengan seksama aturan lomba dari panitia
  • Foto yang bagus belum tentu bisa menang lomba foto jika hasil foto diluar tema atau aturan yang ditentukan, maka…
  • Belajar cara membuat konsep foto dengan ide foto yang original dan unik
  • Siapkan alat sebaik mungkin
  • Kirim sebanyak mungkin namun harus sesuai ketentuan
  • Sebelum juara harus bermental menang
  • Pelajari medan tempur jika lomba foto tersebut diadakan secara langsung dengan banyak peserta
  • Ikhlas dan berdoa, tak perlu was-was menanti pengumuman, lebih baik berfikir konsep foto yang akan datang.
Fotografi bersifat terbuka dan egaliter. Dalam lomba foto yang fair dan jujur, hasil foto yang menang bukan lantaran nama fotografer. Foto bagus akan terlihat bagus, siapapun fotografernya. Menang lomba foto sejatinya bukan karena nama dan kedekatan atau lobi, melainkan karena ide yang kreatif nan cemerlang.
Read more...

Cara Membuat Photo Abstrak Dengan Asap

0 comments

Dalam seni fotografi, kreatifitas mutlak diperlukan. Tidak perlu mencari jauh jauh, kerena objek yang menarik banyak tersedia didalam rumah. Kita bisa mengabadikan gambar abstrak menggunakan asap yang dihasilkan dari rokok/dupa/obat nyamuk bakar dengan sedikit tips sederhana.

Beberapa alat yang digunakan untuk keberhasilan foto ini adalah Flash, kain hitam dan juga rokok/dupa. Yang perlu dicermati disini adalah memotret asap perlu dilakukan di ruangan tertutup agar asap tidak tertiup angin, dan yang kedua adalah fokus. Karena asap merupakan zat yang selalu bergerak, maka kamera pasti akan kesulitan mengunci fokus.


Untuk menyiasatinya kita bisa menggunakan mode otomatis untuk mengunci ujung dupa sebagai titik fokus, untuk selanjutnya kita ganti menjadi fokus manual. Untuk menghasilkan gambar yang baik diperlukan ruangan yang gelap, bisa didalam kamar/ruangan yang agak sempit lain. Langkah pengambilan gambar adalah sebagai berikut :

Jadikan kain hitam sebagai background. Kita perlu menggunakan flash eksternal yang bisa dilepas dari hotshoe dan di pindah-pindah agar asap bisa diterangi dari segala arah yang kita inginkan. Terangi asap dari samping kemudian jepret. Lakukan beberapa kali jepretan, karena setiap jepretan yang berbeda akan menghasilkan efek abstrak yang berbeda pula. Proses terakhir yang perlu dilalui adalah proses editing. Dengan menggunakan software adobe photoshop langkahyang bisa dilakukan adalah dengan klik image>adjustment>Invert kemudian pilih colour balance adjustment layer untuk merubah-rubah warna.
Read more...

Kemungkinan Yang Terjadi Bila Gaji Istri Lebih Besar Dari Suami

0 comments
Keluarga dalam pandangan Islam memiliki nilai yang tidak kecil. Bahkan Islam menaruh perhatian besar terhadap kehidupan keluarga dengan meletakkan kaidah-kaidah yang arif guna memelihara kehidupan keluarga dari ketidakharmonisan dan kehancuran. Kenapa demikian besar perhatian Islam?

Karena tidak dapat dipungkiri bahwa keluarga adalah batu bata pertama untuk membangun istana masyarakat muslim dan merupakan madrasah iman yg diharapkan dapat mencetak generasi-generasi muslim yang mampu meninggikan kalimat Alloh di muka bumi

Bila pondasi ini kuat lurus agama dan akhlak anggota maka akan kuat pula masyarakat dan akan terwujud keamanan yang didambakan. Sebaliknya bila tercerai berai ikatan keluarga dan kerusakan meracuni anggota-anggota maka dampak nya terlihat pada masyarakat bagaimana kegoncangan melanda dan rapuh kekuatan sehingga tidak diperoleh rasa aman.


Salah satu yang merupakan pondasi bagi sebuah keluarga adalah masalah ekonomi. Masalah keuangan dalam keluarga bisa menjadi konflik. Pemicunya tak sekadar penghasilan yang kurang. Perkara asal-usul penghasilan bisa mendatangkan persoalan besar.

Pada zaman sekarang ini masalah keuangan dalam keluarga bukan monopoli suami. Dalam satu keluarga, suami-istri sama-sama mencari nafkah untuk menutupi kebutuhan rumah sudah lumrah. Tapi apakah dalam syariat Islam diperkenankan seorang istri bekerja ?

Rasulullah SAW punya seorang isteri yang tidak hanya berdiam diri serta bersembunyi di dalam kamarnya. Sebaliknya, dia adalah seorang wanita yang aktif dalam dunia bisnis. Bahkan sebelum beliau menikahinya, beliau pernah menjalin kerjasama bisnis ke negeri Syam. Setelah menikahinya, tidak berarti isterinya itu berhenti dari aktifitasnya.

Di sini kita bisa paham bahwa seorang isteri nabi sekalipun punya kesempatan untuk keluar rumah mengurus bisnisnya. Bahkan meski telah memiliki anak sekalipun, sebab sejarah mencatat bahwa Khadijah ra. dikaruniai beberapa orang anak dari Rasulullah SAW.

Artinya, suami dan istri bisa sama-sama memiliki penghasilan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, adakalanya penghasilan istri lebih tinggi dari penghasilan suaminya. Persoalannya, benarkah jika penghasilan istri lebih tinggi ketimbang suami akan selalu membuahkan konflik?

Masalah penghasilan istri lebih besar dibanding suami ternyata bila dibiarkan sering menimbulkan akibat yang fatal, bahkan hingga ke tingkat perceraian. Selama ini anggapan bahwa suami adalah pemimpin keluarga telah menjadi dasar pondasi sebuah rumah tangga. Disini seorang suami dituntut memiliki wibawa, yang salah satunya adalah memiliki penghasilan tetap. Sehingga penghasilan disini sudah merupakan harga diri bagi seorang lelaki. Tetapi apa yang terjadi apabila ternyata penghasilan istri lebih besar ?

Perbedaan penghasilan Isteri dengan suami selanjutnya dapat memunculkan kondisi antara lain :

1. Munculnya egoisme dipihak isteri.
Begitu sang isteri memiliki pendapatan sendiri yang bahkan lebih besar dari pendapatan suami biasanya muncul ego sang istri. Karena merasa sudah merasa tidak bergantung kepada suami. Akhirnya muncul “pembangkangan” terhadap tugasnya sebagai seorang istri ataupun seorang ibu.

2. Munculnya rasa rendah diri suami
Seorang suami akan merasa minder atau rendah diri bila gaji istrinya lebih besar dari pendapatannya. Hal ini akan bertambah parah lagi bila keluarga itu menumpang dirumah orang tua istrinya.

Inilah yang akan memicu persoalan yang akan timbul dirumah tangga tersebut, yang pada akhirnya akan timbul perceraian. Contoh seperti ini sangat banyak ditemukan. Dimana akhirnya suami karena dirumah merasa dilecehkan dirumah, akhirnya mencari pelampiasan dengan berselingkuh.

Kemudian bagaimana kiat untuk sebuah keluarga yang mengalami situasi seperti tersebut diatas ? Ada beberapa cara. Tetapi sebenarnya banyak perubahan yang perlu dilakukan oleh fihak istri. Cara-cara tersebut antara lain :

1.Bersyukur. Keduanya harus bersyukur telah diberi karunia nikmat , sehingga penghidupannya lebih baik lagi. Dengan kehidupan lebih baik lagi maka tingkat ibadah mereka pun lebih lagi. Yaitu dengan terbukanya kesempatan untuk sedekah dan beramal lebih banyak lagi.

2.Istri harus mengingatkan dan membantu suami agar tetap percaya diri dan tidak minder. Caranya adalah jangan membanding-bandingkan gaji istri kepada suaminya. Karena harus disadari seberapa pun tingginya jabatan istri di kantor, maka dirumah ia tetap harus tunduk kepada suaminya sebagai imam

3.Saling terbuka. Bila muncul rasa tidak puas jangan bicara dibelakang tetapi selesaikan sebelum menjadi besar.

4.Bantu suami agar tidak merasa rendah diri bila ada di lingkungan keluarga istri atau pun dilingkungan kantor istri.

5.Pujilah agar ia merasa bangga sebagai suaminya dengan menyebut-nyebut kelebihan. Bukan justru menghinakan dengan menyuruh suami masak atau mengurus dirinya.

Sebagai contoh saya pernah sempat terharu dan tercengang melihat rumah tangga teman. Suaminya adalah pekerja kantor yang gajinya tidak terlalu besar, sedangkan istrinya adalah pengusaha besar yang sukses. Bisnisnya sukses merambah ke mancanegara. Kebetulan suatu hari saya mampir ke rumahnya, dan saat yang sama suaminya pulang dari kerjanya.

Kemudian ia duduk dan memberikan amplop gajinya kepada istrinya, yang besarnya mungkin cuma senilai gaji sopir sang istri. Sang istri tiba-tiba bangun dan menerima amplop tersebut dengan mata bahagia dan penuh haru. Dan ia kemudian menciumi tangan suaminya sambil mengucap terima kasih. Ah betapa indahnya pemandangan seperti ini. Betapa walaupun cuma sedikit hasil pemberian sang suami tetapi di mata istrinya itu merupakan jumlah yang sangat besar dan berharga.

Mudah-mudahan saja catatan ini dapat dibaca oleh para istri yang penghasilannya lebih besar daripada suaminya. Agar tidak menjadi pengumpat pemberian suami .

Semoga bermanfaat.
Sumber: Pakdeazemi
Read more...

Raffi Ahmad Siapkan Konsep dan Busana Pernikahan

0 comments

Raffi Ahmad telah melamar kekasihnya, Nagita Slavina alias Nana di kawasan SCBD Sudirman, Sabtu, 9 Agustus 2014. Kini, pernikahan mereka tinggal menghitung bulan.

Raffi mengaku belum menentukan tanggal untuk akad nikah. Namun, ibunya, Amy Qanita, sudah membocorkan putra sulungnya akan melepas masa lajang 17 Oktober mendatang.

Bintang Pesbukers itu pun tak menampik dan blak-blakan membicarakan konsep pernikahan. Raffi mengidamkan pernikahan yang sederhana, tidak rumit.

“Kalau saya sih maunya yang simpel-simpel saja. Enggak mau yang ribet-ribet,” kata Raffi yang ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Selatan, Minggu, 10 Agustus 2014.

Mantan kekasih Yuni Shara itu juga tidak mau dibuat bingung soal konsep adat dalam pernikahannya. Seperti diketahui, Raffi berasal dari Bandung sedang Nana dari Jawa.

“Maka dari itu jalan tengahnya dikombinasikan, ada adat Sunda dan ada adat Jawa,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Raffi juga sudah menyiapkan perancang busana khusus untuk penampilan maksimal di hari bahagianya. Presenter acara musik itu menuturkan, ia akan menggandeng Ferry Sunanto.

Selama ini, kata Raffi, Ferry dikenal sebagai perancang busana pengantin para selebriti.

“"Dia juga merancang busana untuk pernikahan Anang dengan Ashanty, Dude Herlino dengan Alyssa Subandono, dan juga Pasha Ungu,” ia menyebutkan. Soal warna dan konsep lain, belum diuraikan.
Read more...

Mitos-Mitos Pernikahan yang Harus Berhenti Dipercayai

0 comments

Pernikahan adalah sebuah lembaga terkecil dalam kehidupan bermasyarakat. Orang seringkali mendapati pernikahan ternyata tidak seperti yang mereka bayangkan. Ada yang berharap dengan menikah, mereka dapat lebih bahagia, semua masalah mereka terpecahkan. Tapi apakah memang benar demikian? Berikut ini 4 mitos yang salah tentang pernikahan :

Pernikahan Membuat Seseorang Lengkap

Memang pernikahan membuat seseorang menjadi satu dengan pasangan hidupnya, namun sesungguhnya hal itu tidak ada hubungannya dengan lengkap tidaknya seseorang. Anda bisa saja menemukan pasangan terbaik yang pernah ada dan tetap merasa kosong. Anda bisa merasa lengkap jika memang Anda bisa meraih kebahagiaan di dalam hidup Anda, terutama melalui Tuhan.

Hubungan Intim Setiap Waktu

Pada tahun awal pernikahan, hubungan intim bisa mendominasi hubungan antara suami istri. Tetapi seiring berjalannya waktu hubungan intim tersebut tidak akan menjadi prioritas utama bagi pasangan. Di lain sisi, pasangan tidak hanya memikirkan interaksi fisik, namun lebih menghargai keterikatan emosional.

Banyak Anak Banyak Rejeki

Di jaman sekarang, mitos ini memang sudah ditinggalkan, karena banyak anak berarti punya banyak pengeluaran yang harus dipikirkan, terutama dari segi pendidikan mereka yang sekarang tidak murah. Selain itu, pengasuhan anak juga jadi menyulitkan jika banyak anak.

Anak-Anak Bisa Perbaiki Keadaan

Banyak pasangan suami istri yang berharap semua permasalahan yang terjadi dalam rumah tangga mereka akan selesai setelah adanya anak. Dengan memiliki buah hati, mereka berharap ikatan yang renggang dapat erat kembali. Ini adalah pendapat yang salah. Justru sebelum memutuskan memiliki anak, orangtua harus memiliki rumah tangga yang kokoh. Jika tidak, akan timbul konflik yang pada akhirnya justru anak tumbuh dalam lingkungan keluarga yang tidak sehat.

Untuk membangun keluarga yang kokoh, hubungan suami istri haruslah didasarkan kepada Tuhan, sang Perencana segala sesuatu. Bangunlah hubungan suami istri sesuai dengan apa yang menjadi kehendak-Nya di dalam dunia ini. Karena hanya dari Dia saja, suatu hubungan dapat kokoh. Jadi sertakan Dia di dalam segala sesuatu dan jadi pusat rumah tangga Anda.
Read more...
 
Weddingmu.com - Tips Pernikahan © 2014 InnOnet. All Rights Reserved.