6 Masalah yang Bisa Merusak Pernikahan

0 comments



Ingat, 'garis' utama dalam sebuah pernikahan menjadikannya yang terbaik atau yang buruk. Setiap pasangan berjuang untuk saling berbagi ataupun bersikap adil dan tidak egois setiap waktunya. Dan itu adalah hal yang paling sulit dilakukan.


Apa saja perbedaan sikap dalam menangani sebuah situasi yang mungkin bisa merusak atau bahkan menghancurkan rumah tangga Anda?

1. Memiliki anak
Terlalu mudah untuk melupakan pernikahan Anda ketika kehidupan Anda dan pasangan berada di sekitar pukul 03.00 pagi, saat Anda menyusui dan siapa yang giliran membuang popok kotor. Anda juga akan melupakan seks di beberapa bulan setelah melahirkan.

Perbedaan pola asuh pun bisa memicu pertengkaran. Cobalah untuk tetap fleksibel tentang bagaimana cara terbaik menjadi orang tua, sehingga Anda bisa tahu apa yang terbaik bagi Anda dan pasangan. Ada yang menitipkan anak di tempat penitipan, menggunakan pengasuh atau tetap di rumah menjaga anak. Ini semua tentang apa yang membuat Anda berdua nyaman.

2. Infertilitas
Anda dan pasangan sudah berusaha sekuat tenaga untuk bisa memiliki anak. Atau mungkin Anda belum ingin memiliki anak tapi pasangan Anda sangat menginginkannya. Daripada Anda dan pasangan saling menyalahkan, lebih baik Anda dan pasangan mencoba segala hal untuk bisa mewujudkan keinginan memiliki anak. Teruslah berusaha karena saat ini banyak cara untuk bisa memiliki anak seperti adopsi.

3. Selingkuh
Pengkhianatan selalu akan menyakiti perasaan. Setelah Anda merasakan menjadi korban atau pelaku perselingkuhan, Anda bisa mencoba saling memahami bersama-sama bagaimana ini terjadi. Ketika Anda sudah dapat menemukan akar masalahnya, Anda bisa tumbuh kuat bersama-sama.

Saat Anda dan pasangan mendapatkan pembelajaran dari perselingkuhan, Anda bisa memiliki pernikahan yang lebih baik dengan bersedia menjaga hati dan pikiran terbuka. Untuk mendapatkan pelajaran seperti ini, Anda harus hindari bersikap emosi saat ada perselingkuhan. Berikan kesempatan untuk menenangkan diri sehingga Anda mungkin tidak melakukan hal yang justru membuat penyesalan seumur hidup.

4. Penyakit serius
Sebuah penyakit serius dapat memungkinkan Anda untuk melihat bahwa pasangan memiliki ketangguhan atau dukungan besar untuk Anda yang tidak disadari saat Anda dalam kondisi sehat. Entah itu karena kecelakaan atau perjuangan Anda melawan kanker. Anda dan pasangan akan dapat melihat atau menunjukkan sikap satu sama lain yang tak akan pernah Anda lihat sebelumnya, apakah itu baik atau buruk.

5. Menjaga orang tua yang sakit
Orang tua yang sakit dalam banyak cara seperti memperkenalkan bayi dalam sebuah keluarga. Merawat orang tua sakit membutuhkan waktu, energi dan uang dari sebuah pasangan. Yang dibutuhkan adalah kerjasama untuk merawatnya untuk menghindari pertengkaran.

6. Kehilangan pekerjaan atau masalah keuangan lain
Anda mungkin akan merasa stres saat pasangan kehilangan pekerjaan atau usahanya tengah menurun tajam. Tapi, lagi-lagi kuncinya disini adalah jangan saling menyalahkan. Sebagai pasangan, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mencari pembantu finansial. Ini bisa membantu Anda dan pasangan mencari jalan keluar untuk masalah keuangan Anda.

Pada kenyataannya, setiap pasangan pasti akan mengalami masalah ini dalam pernikahan mereka. Sangat penting untuk Anda mengambil pandangan lain meskipun masih ada tingkat stres di dalamnya, maka pernikahan bisa bertahan hidup dan berkembang.



Topik Sama

0 comments:

Post a Comment

 
Weddingmu.com - Tips Pernikahan © 2011-2016 InnOnet. All Rights Reserved.