Cara Mengobati Rasa Sakit Hati Saat Ingin Memaafkan Suami yang Selingkuh

0 comments



Cara Mengobati Rasa Sakit Hati Saat Ingin Memaafkan Suami yang Selingkuh

Saya ibu rumah tangga yang juga bekerja di perusahaan swasta, kami telah berumah tangga kurang lebih 2 tahun 9 bulan. Namun, saya baru mengetahui suami saya berselingkuh awal tahun ini. Dan perselingkuhan itu telah terjadi selama 1 tahun 7 bulan usia pernikahan kami. Yang perlu ibu ketahui, suami saya selama pernikahan kami ini sebelumnya bekerja di luar kota dan saya tetap di Jakarta.

Dia berselingkuh dengan wanita di daerah tempat dia bekerja. Dan 6 bulan yang lalu dia telah kembali ke Jakarta. Yang membuat saya geram, sekembalinya dari kota tersebut, suami masih berhubungan dengan selingkuhannya (walaupun tidak pernah lagi bertemu, hanya via telepon saja).

Dia tidak memberikan alasan yang pasti kenapa bisa berselingkuh dari saya, dia hanya menjawab itu semua memang kesalahannya. Dan setelah saya tahu dia berselingkuh saya pun langsung meminta cerai, tetapi dia menangis dan memohon ampun kepada saya agar kami tidak bercerai.

Sekarang saya yang memegang kendali rumah tangga, ATM rekening gajinya pun saya pegang karena saya tidak mau ada uang yang keluar untuk wanita lain. Walaupun sudah dua bulan berlalu saya masih tetap merasa tersiksa kalau mengingat tentang perselingkuhan yang dilakukan oleh suami saya. Apa yang harus saya lakukan untuk mengobati rasa sakit akibat diselingkuhi oleh suami sendiri? Karena saya merasa harga diri saya telah diinjak-injak oleh pengkhianatan suami karena perselingkuhan ini.

Jelita, 28 Tahun

Jawab:

Dear Jelita, pertama kamu harus menyadari itikad baik dari suami untuk mengakui kesalahannya dan bersedia menyerahkan semua sumber keuangan pada dirimu. Artinya suami menyadari bahwa dirinya sulit untuk melakukan kontrol diri namun bersedia memperbaiki kesalahannya, dan memang ia masih membutuhkan bantuan istrinya untuk memperbaikinya.

Kemudian pikirkan kembali dampak baik dan buruk dari hubungan perkawinanmu saat ini; apa yang sebenarnya kamu inginkan untuk rumah tanggamu. Jika kamu masih menginginkan rumah tanggamu tetap utuh, maka kamu juga harus belajar memaafkan dan memulai lembaran baru. Ajak suami bicara secara baik-baik, tenangkan diri dan tahan amarahmu untuk mendapat penyelesaian masalah. Sampaikan apa yang kamu rasakan dan yang kamu harapkan dari suami. Kemudian diskusikan bersama solusi terbaik untuk hubungan kamu dan suami, serta komitmen bersama untuk menjalankannya.

Jika memang kamu mengalami kesulitan, dapat pula datang ke ahli, seperti psikolog atau konselor pernikahan untuk mendapatkan pandangan, pendapat, dan solusi yang obyektif mengenai masalah kalian. Semoga saran ini dapat membantu, Jelita. Salam hangat.

Sumber: wolipop



Topik Sama

0 comments:

Post a Comment

 
Weddingmu.com - Tips Pernikahan © 2011-2016 InnOnet. All Rights Reserved.