Berbagai "Surprise" pada Tahun Pertama Pernikahan

0 comments




Jangan menyamakan pernikahan dengan masa pacaran. Banyak hal, situasi, dan kondisi yang kelak membuat Anda terkejut dan tersenyum. Pernikahan tidak melulu indah seperti yang Anda lihat di film-film romantis besutan Hollywood. Anda harus mempersiapkan segalanya, terutama mental, untuk mulai mengarungi biduk rumah tangga.

Banyak pasangan terlalu fokus pada persiapan pernikahan, akhirnya lupa menyiapkan diri sendiri untuk menjalani kehidupan setelah resmi jadi suami dan istri. Namun, jangan langsung membayangkan hal-hal yang menyeramkan. Ingat saja, Anda menikah dengan seorang lelaki yang mencintai Anda, maka sudah menjadi tugasnya untuk membimbing dan melindungi Anda hingga maut memisahkan.

1. Target berikutnya: punya anak
Seusai resepsi pernikahan sukses digelar, tuntutan berikut dari keluarga dan kerabat lainnya kepada pasangan suami istri baru adalah memiliki anak. Padahal, tidak sedikit pasangan yang baru menikah masih ingin menghabiskan waktu berdua saja terlebih dulu.

Soal urusan anak, Anda dan pasangan harus mengukur kesiapan masing-masing, baik secara emosional maupun finansial. Apabila sebenarnya memang belum siap, jangan dipaksakan. Nikmatilah tahun pertama pernikahan seperti momen bulan madu yang tidak berkesudahan.

2. Berat badan kembali naik
Menjelang pernikahan, banyak calon pengantin perempuan mengalami penurunan berat badan secara drastis. Entah karena diet ketat atau stres mengurus persiapan resepsi dan akad nikah. Nah, kondisi sebaliknya justru terjadi pada tahun pertama berumah tangga. Bobot tubuh perempuan cenderung mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Namun, janganlah terlalu mengkhawatirkannya. Bukankah tubuh yang gemuk pertanda hati yang berbahagia? Jika merasa kurang nyaman dengan timbunan lemak di tubuh, maka segera lakukan diet. Jika merasa nyaman, maka percaya diri saja.

3. Memasak jadi hobi baru
Sebelum menikah, perempuan sungkan untuk berlama-lama di dapur. Pasalnya, tidak sedikit perempuan modern yang malas belajar memasak. Namun, setelah menikah, umumnya kondisi tersebut akan berubah 180 derajat. Pasalnya, setelah menjadi seorang istri, perempuan secara naluriah ingin menyenangkan dan memanjakan suami mereka, salah satunya dengan menghidangkan masakan buatan sendiri.

Memasak makanan yang lezat dan bergizi adalah salah satu cermin rasa sayang dari seorang istri kepada suami mereka.

4. Punya “pacar” seumur hidup
Terbiasa hidup mandiri, lalu sekarang harus membiasakan diri untuk berbagi pikiran, berbagi keputusan, baik dan buruk, bukanlah perkara mudah pada sebagian besar perempuan. Namun, bukan berarti mustahil untuk Anda segera beradaptasi pada gaya hidup berpasangan ini. Anggap saja satu tahun pertama seusai menikah ini seperti masa pacaran. Namun, bedanya, Anda dan suami hidup dalam satu atap dan selalu bersama setiap saat.


Topik Sama

0 comments:

Post a Comment

 
Weddingmu.com - Tips Pernikahan © 2011-2016 InnOnet. All Rights Reserved.