Kerugian Akibat Pernikahan Dini bagi Wanita

0 comments



Seiring pergaulan yang semakin bebas saat ini, terjadinya pernikahan dini seolah tidak dapat dihindarkan. Meski masih cukup kontroversial, pernikahan dini telah menjadi solusi instan untuk beberapa kasus. Sebenarnya mengapa banyak orang yang tidak setuju pernikahan seperti ini? Karena pada realitanya, cukup banyak kerugian akibat pernikahan dini bagi wanita.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pernikahan dini yang tidak sepenuhnya dipersiapkan secara matang, khususnya karena suatu keadaan yang memaksa, sering membawa akibat buruk bagi semua anggota keluarga, khususnya bagi sang wanita. Apa saja itu? Berikut diantaranya:


Belum puas menikmati masa muda
Umumnya, seorang wanita muda gemar bermain-main dengan sebayanya. Kegemaran pergi ke mall, piknik bersama, hingga belajar bersama akan sirna dengan kewajiban baru yakni mengurus rumah tangga, suami, serta anak yang mungkin saja telah lahir.

Keuangan sangat tergantung pada suami
Umumnya, pernikahan dini belum disertai kemapanan dalam bidang keuangan. Pemasukan hanya berasal dari pihak laki-laki, dan selebihnya masih mengandalkan suntikan dana dari orang tua dari kedua belah pihak. Hal ini membuat sang wanita harus pandai-pandai menhemat dana serta menahan keiniginan pribadi.

Emosi suami tidak stabil
Karena memang belum dewasa dalam hal emosi dan pemikiran, suami cenderung mudah marah. Keinginan untuk bermain dengan teman-teman sebayanya sering mengesampingkan kepentingan keluarga sehingga wanita sering menjadi korban pelampiasan kemarahan.

Wanita mudah jenuh dan lalai mengurus anak
Denagn kondisi keluarga yang kadang sangat emosional, wanita sering merasa jenuh. Akibatnya, dia ingin mencari distrkasi dengan lingkungan lain, atau justru terbelenggu dalam dunianya yang baru: keluarga. Selain itu, anak pun kadang kurang diperhatikan.

Impian dan cita-cita sirna
Wanita sering memiliki mimpi yang beragam, baik untuk membahagiakan orang tua, meraih prestasi setinggi-tingginya, maupun membangun keluarga yang bahagia. Dengan pernikahan dini, persiapan yang kuranga justru sering berujung pada hilangnya impian tersebut.

Perceraian yang tidak diinginkan
Dengan tingkat emosi laki-laki yang belum stabil, suami sering mengutamakan kepentingan dan kebahagiaan diri. Hal ini membuat kehidupan keluarga akan semakin berat dan pada beberapa kasus akan berujung pada perceraian. Jika hal ini terjadi, pihak wanita lah yang akan banyak menanggung kerugian.

Itulah sekilas tentang kerugian akibat pernikahan dini bagi wanita. Nah, setelah membaca artikel ini, tentu sista memiliki gambaran bahwa pernikahan dini dapat saja membawa kerugian jika dilandasi oleh keterpaksaan. Jadi, jika sista memutuskan untuk menikah secara dini, pastikan semua niat itu dilandaskan karena kesiapan, bukan karena keterpaksaan.



Topik Sama

0 comments:

Post a Comment

 
Weddingmu.com - Tips Pernikahan © 2011-2016 InnOnet. All Rights Reserved.