Kebiasaan Buruk Pria yang Harus Diubah Pasca Menikah

0 comments




Saat masih berpacaran, kebiasaan buruk pasangan bukanlah masalah besar. Namun setelah menikah dan tinggal bersama, kebiasaan tersebut terasa begitu mengganggu.

Melayangkan keluh kesah kepadanya, sebenarnya sah-sah saja. Tapi perlu diingat bahwa sebelum meminta ia merubah kebiasaan buruknya, hindari menggunakan amarah, kata-kata kasar atau terlalu mengonfrontasi karena tidak akan berhasil.

"Kebanyakan pria membutuhkan penjelasan rasional mengapa mereka harus mengubah kebiasaaanya yang mengganggu Anda", jelas Shelli Stutz, pendiri 'ManFinder', seperti yang dikutip dari WomansDay. Oleh karena itu, simak beberapa kebiasaan buruk dan solusi agar pasangan mau memperbaiki kebiasaan tersebut.

1. Melupakan Kencan
Sebelum menikah, pasangan seringkali merayu, membelikan bunga dan mengajak untuk melakukan makan malam romantis saat Anda sedang berulang tahun. Namun, hal-hal romantis seperti itu sudah tak lagi dilakukannya setelah menikah.

Solusi: Mulailah dari diri Anda. Beritahu pasangan mengenai konser yang ingin Anda datangi atau tempat menarik yang ingin Anda kunjungi dengannya. Kirim email atau pesan singkat mengenai kegiatan yang ingin dilakukan pada hari ulang tahun Anda atau hari jadi pernikahan. Pria ingin tahu secara pasti apa yang Anda inginkan.

2. Membiarkan Dudukan Toilet Terbuka
Bagi sebagian wanita, melihat dudukan toilet terangkat adalah hal yang begitu mengganggu. Selain tidak terlihat rapi, dudukan toliet yang terbuka seringkali membuat wanita kesulitan saat harus menggunakan WC. "Jika Anda sudah memiliki masalah dalam hubungan, membiarkan toilet terbuka akan menjadi sebuah hinaan," ujar Roland Hinds, konsultan pernikahan dan penulis buku 'Are You the Right One for Me'.

Solusi: Pertama, biarkan ia tahu bahwa Anda merasa terganggu jika harus mengecek toilet setiap pasangan selesai menggunakannya. Kedua, "Buatlah kompromi," saran Hinds. Beritahu pasangan untuk selalu meninggalkan toilet dalam posisi dudukan diturunkan, sehingga akan memudahkan Anda untuk memakainya.

3. Meletakkan Barang Tidak Pada Tempatnya
Sudah sering Anda mengumpulkan pakaian kotornya yang berserakan, koran-koran yang telah selesai dibaca dan gelas-gelas kopi kosong yang tergeletak di seluruh penjuru rumah. Kini, Anda tak tahan lagi dengan keacuhan pasangan.

Solusi: Menurut Stutz, "Katakan pada pasangan bagaimana rasanya mengurus rumah setiap hari, dan apa yang Anda ingin ia lakukan untuk membantu Anda. Terdengar simple, tapi berguna. Pria biasanya tidak melakukannya jika Anda tidak memintanya." Maka cobalah mengatakan padanya, "Aku sangat kesal dan marah jika harus selalu merapikan barang-barangmu yang berantakan. Akan sangat membantu jika kamu bisa menaruh pakaian bersih di lemari, dan pakaian kotor di mesin cuci." Pastikan Anda merasa lebih baik setelah mengatakannya, dan jangan lupa memberi apresiasi atas segala usahanya.

4. Kecanduan Smartphone
Saat sedang berkumpul bersama keluarga besar atau sekedar berkencan, pasangan seringkali teralihkan pikirannya oleh smartphone miliknya. Entah untuk mengecek email kantor, blackberry message dari bos atau hanya sekedar mengecek timeline di Twitter.

Solusi: Cobalah katakan kepadanya bahwa Anda tidak suka melihat pasangan sibuk dengan handphonenya, tetapi akan jauh lebih bahagia jika pasangan mau memandang Anda. Saat ia sadar bahwa kebiasaanya itu dapat membuat Anda merasa diacuhkan, cobalah untuk membuat batasan dan harapan. Misalnya, melarang mengecek SMS atau mengangkat telepon selama jam makan malam.

5. Dia Tak Mau Mendengarkan
Menurut Stutz, ini adalah keluhan yang paling umum. Sebagian wanita mengira mereka telah menyampaikan maksud secara jelas kepada pasangannya – untuk didengarkan atau untuk berbagi emosi – padahal tidak. Jadi, tak dipungkiri bahwa pria mungkin mempunyai kebiasaan buruk untuk tidak mendengarkan ketika Anda bicara.

Solusi: "Ingatlah ketika seorang pria mencintai Anda, ia akan rela melakukan apa saja untuk Anda," ujar Stutz. Jadi, pastikan Anda menyampaikan dengan sangat jelas apa yang Anda butuhkan. Jika sulit melalui perkataan, Anda bisa mencobanya melalui tulisan seperti email atau surat.

6. Terlalu Sering Menonton Pertandingan Olahraga di TV
Kebanyakan pria telah menggemari tim olahraganya sebelum ia bertemu Anda. Tapi yang menjadi masalah, dengan banyaknya hal yang harus Anda urus, seperti rumah, anak-anak, keluarga besar, teman, membuat kebiasaannya itu jadi menjengkelkan.

Solusi: Beritahu dia, selembut mungkin dan tanpa emosi bahwa
kegemarannya menonton acara olahraga ini berjam-jam ini membuat Anda kesepian dan kesal. Buat perjanjian bahwa dia bisa menonton tim olahraga kesukaannya hanya saat bertanding, selebihnya adalah waktu untuk keluarga.

7. Tidak Peduli dengan Penampilannya Sendiri
Kenyataannya, banyak pria yang tidak menyadari kalau kaus dan celana yang mereka kenakan seringkali tidak cocok, rapih dan bahkan tidak bersih.

Solusi: Untungnya, kebanyakan pria suka dibantu dalam berpenampilan, terutama jika mereka tahu jika terlihat rapi akan membuat Anda senang. Daripada mengernyitkan dahi melihat selera berpakaiannya, lebih baik ajak ia melihat kembali isi lemari dan berikan saran alternatif. Jangan lupa juga untuk memberi pujian atas penampilannya, jika ia berhasil tampil memukau.



Topik Sama

0 comments:

Post a Comment

 
Weddingmu.com - Tips Pernikahan © 2011-2016 InnOnet. All Rights Reserved.