Pernikahan dengan Gaun Mini

0 comments



Gaun mini pernikahan seakan membuka suatu perubahan pada gaun pernikahan. Umumnya, gaun pernikahan memiliki model yang panjang. Bahkan, gaun pernikahan pada jaman dahulu memilih model yang tertutup, yaitu dengan lengan panjang dan model leher yang tinggi atau biasa disebut turtle neck.

Gaun dengan model mini atau gaun mini pernikahan menuai suatu pertanyaan, apakah gaun mini pernikahan boleh dikenakan? Apakah gaun semacam ini cukup sopan?


Ya, sebelum memutuskan untuk mengenakan gaun mini pernikahan pada hari resepsi pernikahan, Anda mungkin harus berpuluh-puluh kali berpikir terlebih dahulu.

Mulai dari memikirkan bagaimana pendapat pasangan, keluarga, serta pendapat kolega dan teman-teman sebagai tamu pada respsi pernikahan Anda.

Hal semacam ini tentu didasarkan pada budaya dan tradisi di tempat tinggal Anda, yaitu budaya Timur atau budaya Indonesia.

Pada dasarnya, gaun mini atau gaun mini pernikahan bisa jadi akan mendapat banyak komentar atau pandangan negatif dari orang-orang, khususnya para orang tua.

Menurut mereka, menampakkan bagian-bagian tubuh dalam gaun mini pernikahan tentulah tidak sopan. Namun, hal yang berbeda akan disampaikan oleh kalangan muda. Bagi, mereka yang berusia muda, penilaian untuk gaun mini sudah tidak sekonservatif dahulu.

Gaun pernikahan memang tak hanya punya desain ballgown yang harus panjang dan menutupi kaki. Model gaun yang klasik ini disebut juga dengan gaya Victorian, yaitu model gaun mengacu pada model-model gaun jaman Inggris kuno. Sekarang ini, gaun pernikahan juga bisa dibuat menjadi model gaun mini.

Berikut sedikit tips mengenakan gaun mini pernikahan Anda, diantaranya:

Pertama, Anda dituntut untuk punya rasa percaya diri yang luar biasa. Hal ini penting agar Anda bisa merasa nyaman ketika mengenakan gaun tersebut. Pasalnya, salah satu yang memungkinkan seseorang bisa terlihat cantik dan cocok mengenakan gaun mini adalah jika ia mengenakan gaun tersebut dengan percaya diri. Dengan begitu, orang-orang pun akan melihat kecantikan dan keanggunan yang terpancar dari penampilan Anda.

Kedua, berbicaralah kepada pasangan, keluarga, serta teman-teman terdekat. Sampaikan apa yang menjadi keinginan Anda dan mintalah persetujuan dari orang-orang terdekat tersebut. Pastikan bahwa Anda bisa menerima saran dan kritik dari orang-orang disekitar Anda.

Hal ini penting sebagai pertimbangan bagi diri Anda sendiri sebelum akhirnya membuat keputusan untuk mengenakan gaun mini di hari pernikahan. Jangan sampai Anda justru mengecewakan orang-orang yang ada disekitar anda.

Ketiga, pastikan Anda memilih gaun resepsi pernikahan untuk meilih gaun mini pernikahan yang sopan. Sopan berarti tidak terlalu terbuka. Anda disarankan untuk tidak memilih gaun pernikahan yang terlalu pendek atau yang panjangnya di atas paha. Akan lebih baik jika Anda memilih jenis gaun 7/8 atau yang panjangnya melebihi lutut. Selain itu, jangan lupa untuk tetap memakai stocking sesuai warna kulit Anda masing-masing.

Keempat, jangan pernah memaksakan diri jika ternyata bentuk dan proporsi tubuh Anda tidak sesuai dengan gaun mini pernikahan. Misalnya saja, jika tubuh Anda terlalu pendek, terlalu tinggi, atau bahkan terlalu gemuk. Pasalnya, gaun mini memang paling cocok dikenakan oleh mereka yang memiliki postur tubuh sedang.

Hari pernikahan merupakan momen penting yang diharapkan hanya terjadi sekali seumur hidup. Jadi, pastikan bahwa Anda melakukan segala sesuatunya secara matang sehingga tidak akan menyesal di kemudian hari.



Topik Sama

0 comments:

Post a Comment

 
Weddingmu.com - Tips Pernikahan © 2011-2016 InnOnet. All Rights Reserved.