Kalau Anda Bosan ditanya Kapan hamil?

0 comments



Kalau Anda Bosan ditanya Kapan hamil

Berikut adalah curhatan galau dari Madonna, 22, atau biasa disapa Donna. Mari kita simak bersama!

Menikah itu hal yang indah, tapi beberapa saat setelah menikah ada satu pertanyaan maut yang bikin aku mati gaya. Pertanyaan "Udah isi, belum?" atau "Kapan hamil?" selalu muncul dari mulut saudara dan teman, yang terkesan terlalu care (atau lebih tepatnya KEPO), bahkan melebihi mertua, orangtua dan suamiku sendiri. Gak sedikit juga yang mencibir "Kamu gak bisa bikinnya kali!", "Kamu nunda ya?", "Temenku aja baru 2 minggu nikah udah isi." Sumpah, kata-kata itu bikin aku sebel. Kan bikin anak gak kayak bikin kue. Manusia cuma bisa berusaha. Kira-kira, apa solusi terbaik untuk masalahku ini? Aku juga gak pengen mereka tersinggung dengan reaksiku yang mungkin terlihat sewot atau emosional.

Makasih Donna atas curhatannya. Semoga masukan dari kita bisa berguna untuk kamu.

1. Menghindar
Tidak mudah untuk menepis komentar atau pandangan negatif orang lain perihal masalah kehamilan yang kamu alami. Tapi, bukan berarti kamu harus terus bersikap manis di depan mereka. Kamu tentu merasa jengkel dan terganggu ketika orang lain menanyakan itu padamu secara terus-menerus. Dan, menghindar bisa menjadi cara terbaik untuk melindungi perasaanmu sendiri. Kamu toh juga punya perasaan dan batas kesabaran, bukan? Orang-orang semacam itu hanya akan memberimu beban dan pikiran. Jadi, ketika mereka mulai menanyakan hal itu, cobalah untuk mengalihkan pembicaraan. Kalau kamu memang merasa tidak tahan dengan pertanyaan yang mereka ajukan. Pergilah dan menjauh dari mereka.

2. Minta bantuan mertua dan orang tua
Tak ada salahnya untuk berbagi keluh-kesah dengan orang tua dan mertua. Kamu bisa meminta masukan dan bantuan kepada mereka tentang apa solusi terbaik untuk masalahmu. Mereka juga pasti akan dengan senang hati membantumu dan berusaha untuk melindungimu. Terutama saat saudara atau kenalanmu berusaha menanyakan pertanyaan menyebalkan itu lagi padamu. Orang tua dan mertuamu pasti akan membelamu.

3. Curhat pada suami
Suami harus menjadi orang pertama yang tahu tentang semua masalahmu. Menikah adalah tentang berbagi kebahagiaan dan kesedihan. Jika kamu merasa masalah itu sangat mengganggumu, katakan padanya. Bagilah kesedihanmu dengannya. Jangan hanya disimpan sendiri dan akhirnya membuat kamu sebal sendiri. Mungkin dengan menceritakan segala keluh-kesahmu itu padanya, bebanmu akan terasa lebih ringan. Pun, kamu akan lebih percaya diri dalam menghadapi semua masalah.

4. Membisu
Daripada capek-capek menjawab dan hasilnya tetap disindir, kamu lebih baik diam seribu bahasa. Jadi, ketika mereka menanyakan "Kapan hamil?" atau "Udah isi, belum?", kamu hanya perlu tersenyum dan tidak menanggapinya dengan kata-kata. Sebab, bila kamu terus menanggapinya, mereka akan semakin besar kepala dan terus menodongmu dengan berbagai pertanyaan seputar kenapa kamu belum hamil setelah menikah. So, pilih mana?

5. Berdoa
Berdoa dan meminta jalan padaNya. Mintalah solusi padaNya dan terus berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk pernikahanmu. Kehamilan adalah sebuah anugerah dari Sang Pencipta dan jika kamu dan suami belum dikaruniai keturunan, mungkin Tuhan masih memiliki rencana lain untuk kalian.


Topik Sama

0 comments:

Post a Comment

 
Weddingmu.com - Tips Pernikahan © 2011-2016 InnOnet. All Rights Reserved.